Menegakkan Unsyithoh Yaumiyah: Diskusi Kesiswaan Al Madani Mewujudkan Asrama yang Sakinah

asrama
0

Diskusi antara Penanggung Jawab Kesiswaan Asrama Al Madani, Ustdh. Iqlim Amaliya, bersama perwakilan pelajar kelas 11 dan kelas 12 yang dilaksanakan hari Senin, 19 Januari 2026 menjadi langkah strategis dalam menegakkan ritme unsyithoh yaumiyah sebagai fondasi kehidupan berasrama yang sakinah. Forum ini digelar sebagai ruang dialog dan penyelarasan peran antara Bagian Kesiswaan dan pelajar tingkat atas dalam menjaga ketertiban, kebersihan, serta suasana asrama yang tenang dan bercahaya.

Dalam arahannya, Ustdh. Iqlim Amaliya menekankan pentingnya langkah-langkah konkret untuk mewujudkan Asrama Al Madani yang terang, bersih, dan tertata sebagaimana arahan Mudabbir. Kebersihan kamar, kerapian lingkungan, dan keteraturan fasilitas diposisikan bukan sekadar kewajiban teknis, melainkan bagian dari pembiasaan harian yang membentuk ketenangan batin dan kedisiplinan kolektif pelajar.

Penjab Kesiswaan Ustdh. Iqlim Amaliya berdiskusi bersama perwakilan pelajar kelas 11 dan 12

Diskusi ini juga menindaklanjuti hasil pendataan kelengkapan pribadi pelajar guna memastikan setiap kebutuhan dasar tertata dengan baik. Kerapian perlengkapan dipandang sebagai cermin kedewasaan dan tanggung jawab, sekaligus penopang terciptanya suasana asrama yang nyaman. Untuk menjaga kesinambungan pembinaan, disepakati pelaksanaan evaluasi rutin setiap dua pekan sekali pada hari Rabu sebagai sarana refleksi dan perbaikan berkelanjutan.

Selain penguatan disiplin, forum ini merancang berbagai kegiatan pembinaan dan pengembangan minat bakat pelajar. Sejumlah agenda disiapkan, seperti Apresiasi Seni, Watching Bersama, Expo, serta pemberian piagam bagi kamar terbersih dan tertertib. Program-program ini dirancang untuk menumbuhkan iklim positif, apresiatif, dan menenangkan, sehingga kehidupan asrama tidak hanya tertib, tetapi juga hidup dan membahagiakan.

Penataan dan perawatan kamar kembali ditegaskan sebagai inti pembentukan karakter. Pelajar diajak menyadari bahwa keteraturan ruang hidup akan berpengaruh langsung pada ketenangan jiwa. Dalam semangat kebersamaan, pelajar SPL turut mengusulkan kegiatan kolaboratif dengan pelajar SPA, seperti program Ramah Mamah, sebagai upaya memperkuat empati dan semangat membersamai adik-adik dalam kehidupan berasrama.

Diskusi yang dihadiri delapan perwakilan pelajar kelas 11 dan 12 ini menegaskan bahwa asrama yang sakinah lahir dari kesadaran bersama, dialog yang terbuka, serta konsistensi menjalankan unsyithoh yaumiyah. Melalui sinergi antara kesiswaan dan pelajar, Asrama Al Madani terus diarahkan menjadi ruang pembinaan yang tenang, tertib, dan menumbuhkan karakter pelajar secara utuh. (Iqlim Amaliya - Penjab Kesiswaan)

Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default