Tim IT MPAP Dorong Literasi Digital Pelajar melalui Pembelajaran Coding Berbasis Proyek
Tim IT Majelis Pengendali Asrama Pelajar (MPAP) terus mendorong penguatan literasi digital pelajar melalui pembelajaran coding berbasis proyek nyata. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran teknologi informasi yang digelar pada Rabu malam, 14 Januari 2026, bertempat di Ruang 129 Asrama Al Fajr, mulai pukul 19.40 hingga 20.59 WIB.
Kegiatan ini difokuskan pada penyelesaian tubes atau tugas besar berupa pembuatan website sistem informasi asrama, khususnya untuk mendukung pengelolaan data kesiswaan di lima asrama. Proyek ini dirancang agar pelajar memahami bagaimana teknologi dapat menjawab kebutuhan riil pengelolaan pendidikan berasrama, sekaligus melatih pola pikir sistematis dalam pengembangan perangkat lunak.
Pembelajaran dipandu oleh Ust. Bachrul Panji Gumilang selaku bagian dari Tim IT MPAP. Dalam prosesnya, pelajar tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis menulis kode, tetapi juga pada pemahaman alur kerja pengembangan sistem, pembagian peran, dan tanggung jawab kolektif dalam sebuah tim digital.
Sejumlah pelajar terlibat aktif dalam kegiatan ini, antara lain Finnegan Ahmad, Sandia Azri, Ersyad Fahrul Hakim, Rizal Rahman Mutaqqin, Irvansyah Zaki, Tedi Diantoro, Yusuf Hafidhudin, Rafi Adzanun Ramdhan, Atras Abdul Jabbar, Khodad Asidad, dan Hayan Al-Banna. Keikutsertaan pelajar dari berbagai asrama memperkaya dinamika kerja tim dan pertukaran ide selama proses pembelajaran.
Materi yang disampaikan mencakup penyempurnaan pengelolaan kode menggunakan Git, instalasi dan optimalisasi tools pengembangan di Visual Studio Code, serta pengarahan teknis terkait kerja sama tim. Pelajar juga dibagi ke dalam peran frontend dan backend untuk mensimulasikan praktik kerja profesional di dunia pengembangan perangkat lunak.
Dalam kegiatan ini, pelajar diarahkan untuk memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai alat bantu berpikir dan eksplorasi solusi secara bijak. Pendekatan ini menekankan bahwa AI digunakan untuk memperkuat pemahaman dan produktivitas, bukan sekadar menyalin kode tanpa proses berpikir kritis atau vibe coding.
Hasil pembelajaran menunjukkan perkembangan yang positif. Pelajar mampu menyelesaikan tugas sesuai dengan job description masing-masing, bekerja sama secara efektif, serta saling memberikan arahan dan evaluasi dalam tim. Proses kolaborasi ini menjadi bagian penting dari pembelajaran sosial dan kepemimpinan digital.
Melalui kegiatan ini, Tim IT MPAP menegaskan komitmennya dalam menyiapkan pelajar yang adaptif terhadap teknologi, mampu bekerja kolaboratif, dan siap menghadirkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan lingkungan pendidikan berasrama. Pembelajaran coding tidak hanya membangun keterampilan teknis, tetapi juga karakter, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan berbasis teknologi. (Budiyanto, Bachrul Panji)


Alhamdulillah terima kasih kepada seluruhnya jajaran MPAP, mudabbir asrama dan seluruh instansi terkait telah mendukung kegiatan ini saya hanya ingin melihat anak² berprestasi dalam bidang teknologi khususnya di bidang coding bukan hanya sekedar teori tapi mampu mengimplementasikan dalam sebuah karya nyata seperti Y.A.B syaykh al-zaytun yang sudah mencotohkan kepada kami semua.
BalasHapus