Pelajar Tangguh, Generasi Unggul: Asrama Al Musthafa Menyiapkan Kepemimpinan dan Akhlak Sejak Dini
Belajar di sekolah berasrama bukan sekadar soal tinggal jauh dari rumah, melainkan proses pembentukan karakter yang menyeluruh. Di Asrama Al Musthafa, pendidikan dijalani sebagai pengalaman hidup sehari-hari yang menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, dan ketangguhan mental para pelajar. Dalam lingkungan yang terkontrol dan terarah, pelajar banat dibina agar siap menghadapi tantangan kehidupan dewasa dan persaingan global dengan fondasi iman, ilmu, dan akhlak.
Rutinitas pembinaan di asrama tampak kuat pada rentang waktu Maghrib hingga Isya. Pada waktu ini, pelajar menjalani rangkaian kegiatan ibadah seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dzikir, serta penguatan akidah dan akhlak. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pengembangan diri melalui tahsin, tahfizh, dan tazyin. Seluruh aktivitas ini dirancang untuk membangun kedalaman spiritual sekaligus membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.
Asrama Al Musthafa dihuni oleh pelajar kelas 7, 8, dan 9 dengan sistem pembimbingan berjenjang. Setiap kamar dipimpin oleh kakak kelas 11 yang diberi amanah sebagai Asisten Wali Kamar. Skema ini tidak hanya membantu pengawasan, tetapi juga melatih jiwa kepemimpinan, empati, dan rasa kebermanfaatan bagi sesama. Sementara itu, pelajar kelas 12 menempati ruang-ruang submanajemen di lantai dua hingga lima untuk memastikan seluruh aktivitas asrama berjalan tertib dan berkesinambungan.
Pelaksanaan kegiatan Maghrib hingga Isya dibagi ke beberapa lokasi sesuai jenjang dan kebutuhan pembinaan. Pelajar kelas 7 mengikuti bimbingan qiraah dan tahfizh di lantai dua Asrama Al Musthafa. Pelajar kelas 8 dan 9 menjalani bimbingan tahsin di Masjid Al Hayat, tahfizh reguler dan tazyin di Masjid Rahmatan lil ‘Alamin, serta tahfizh khas di lantai satu asrama. Pembagian ini memungkinkan pembinaan berlangsung lebih fokus dan efektif.
Selain itu, wali kamar memberikan bimbingan pendidikan karakter dan akhlakul karimah secara personal di kamar, baik per kamar maupun per dua kamar. Kegiatan ini mencakup salat Maghrib berjamaah, tadarus dan pembahasan tajwid, dialog perasaan yang sedang dialami pelajar, hingga pendampingan dalam mencari solusi atas persoalan yang dihadapi. Pendekatan ini menjadikan asrama sebagai ruang aman bagi pelajar untuk bertumbuh secara emosional dan spiritual.
Untuk kebutuhan tertentu, bimbingan khusus per kelas dilaksanakan oleh Tim Bimbingan dan Konseling (BK). Dalam sesi ini, pelajar dibekali pemahaman diri, kemampuan menyelesaikan masalah, serta keberanian untuk bersikap terbuka terhadap persoalan pribadi maupun sosial. Lingkungan asrama dijaga agar tetap menjadi ruang edukatif yang mendukung proses pematangan karakter.
Penekanan utama pembinaan di Asrama Al Musthafa adalah penguatan ukhuwah dan kebersamaan. Pelajar dibimbing untuk mendinginkan suasana saat terjadi konflik, saling menolong, bersikap adil, toleran, serta menghindari perpecahan. Nilai-nilai ini ditanamkan sebagai praktik nyata dari ajaran Al-Qur’an, khususnya QS Al-Hujurat ayat 10, tentang pentingnya persaudaraan dan perdamaian dalam kehidupan bersama.
Pelajar Tangguh, Generasi Unggul bukan sekadar slogan, melainkan doa dan ikhtiar yang diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan. Dengan arahan, nasihat, teguran, dan motivasi yang konsisten, Asrama Al Musthafa berharap para pelajarnya tumbuh menjadi pribadi yang istiqamah dalam kebaikan, kuat dan sabar dalam ibadah ritual maupun sosial, serta seimbang dalam membangun hubungan dengan Allah dan sesama manusia. (Nur Aliyah)




Komentar
Posting Komentar