Menata Disiplin dan Kesadaran Diri: Pelajar Kelas 8 Al Madani Diperkenalkan Tata Kehidupan Asrama Berbasis L-STEAMS

Asrama Al Madani menjadi ruang pembelajaran karakter pada Selasa malam, 13 Januari 2026. Ratusan pelajar kelas 8 mengikuti Sosialisasi Tata Kehidupan Asrama Al Madani berbasis L-STEAMS, sebuah kegiatan yang dirancang untuk menata ulang kesadaran diri, kedisiplinan, dan tanggung jawab pelajar dalam menjalani kehidupan berasrama. Kegiatan yang dimulai pukul 18.30 WIB di Lt 1 Al Madani ini berlangsung dalam suasana tertib dan reflektif.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari ikhtiar sistematis manajemen asrama dalam membentuk pelajar yang tidak hanya patuh pada aturan, tetapi memahami makna di balik setiap ketertiban. Pendekatan L-STEAMS (Law, Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics, and Spiritual) digunakan sebagai kerangka pembinaan, yang terintegrasi dengan visi dan misi Ma’had Al Zaytun sebagaimana diarahkan oleh YAB. Syaykh Al Zaytun.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Bagian Kesiswaan Asrama Al Madani, Ust. M. Rizki Mubarok. Dalam pemaparannya, pelajar diberikan pemahaman menyeluruh tentang tata tertib asrama, mulai dari kewajiban menjaga ketertiban dan kenyamanan, hingga tanggung jawab merawat fasilitas bersama. Kehidupan berasrama diposisikan sebagai ruang latihan kemandirian, di mana setiap pelajar menempati kamar yang telah ditentukan dengan satu ranjang dan satu lemari sebagai sarana pembelajaran hidup tertib dan bertanggung jawab.

Ust. M. Rizky Mubarok menyampaikan sosialisasi Tata Kehidupan Asrama berbasis LSTEAMS

Aspek kedisiplinan ditekankan melalui kepatuhan terhadap tata tertib, pelaksanaan unsyithoh yaumiyah, serta pembiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Pelajar juga diarahkan untuk membangun citra diri melalui tata busana yang rapi dan smart sebagai cerminan karakter dan kepribadian. Dalam hal pengelolaan keuangan, pelajar dibimbing untuk menjaga barang pribadi—terutama uang—serta dibiasakan hidup mandiri dan hemat melalui sistem tabungan yang dikelola oleh manajemen asrama.

Sosialisasi ini juga menggarisbawahi pentingnya budaya hidup bersih melalui SOP penggunaan shoes bag. Pelajar diberi pemahaman bahwa menyimpan alas kaki di dalam shoes bag bukan sekadar aturan teknis, melainkan bagian dari upaya menjaga dan mempertahankan kebersihan lingkungan serta mencegah potensi penyakit. Kebiasaan kecil ini diharapkan membentuk kesadaran kolektif tentang pentingnya kesehatan dan tanggung jawab sosial.

Pada sesi berikutnya, disampaikan SOP tidur malam optimal yang menekankan tidur cukup sebagai investasi masa depan. Tidur berkualitas dipaparkan sebagai faktor penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental, memperkuat daya pikir, serta meningkatkan fokus belajar. Pelajar juga diingatkan tentang dampak negatif begadang, yang kerap berujung pada pola makan tidak teratur dan menurunnya konsentrasi.


Pelajar Kelas 8 menyimak penjelasan Ust. M. Rizki Mubarok

Materi SOP bangun pagi melengkapi rangkaian sosialisasi. Pelajar dianjurkan untuk duduk selama satu hingga dua menit setelah bangun tidur dan meminum air putih agar tubuh beradaptasi secara optimal. Rutinitas pagi kemudian dilanjutkan dengan salat Subuh, persiapan berangkat ke sekolah, serta pembiasaan berpakaian rapi dan smart sebagai upaya menumbuhkan semangat belajar sejak awal hari.

Seluruh rangkaian sosialisasi ini dirancang selaras dengan visi Ma’had Al Zaytun sebagai pusat pendidikan pengembangan budaya toleransi dan perdamaian menuju masyarakat yang sehat, cerdas, dan manusiawi. Melalui pembinaan ini, pelajar kelas 8 Asrama Al Madani diharapkan mampu menginternalisasi nilai disiplin, kemandirian, hidup sehat, dan akhlak mulia sebagai fondasi pembentukan karakter dan bekal kehidupan berasrama di masa depan. (Iqlim Amaliya-Penjab Kesiswaan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tim IT MPAP Dorong Literasi Digital Pelajar melalui Pembelajaran Coding Berbasis Proyek

Dari Pengelolaan Sampah Menjadi Kesadaran: Sistem Al Madani Menanam Nilai L-STEAMS serta Kesadaran Ekologis dan Sosial