Mengelola Emosi, Menguatkan Organisasi: BK MPAP Bekali 100 Calon OPMAZ Dharma Bakti 23 dengan Psikologi Organisasi

Al-Zaytun, Jum’at 09 Januari 2026 — Bimbingan dan Konseling (BK) MPAP mengadakan kegiatan pembinaan bertema “Psikologi dalam Organisasi” dengan judul “Membangun Organisasi Pelajar yang Sehat melalui Psikologi”. Kegiatan yang berlangsung di Lt 1 Al Fajr pada pukul 14.30–17.30 ini diikuti oleh 100 peserta, terdiri dari 50 pelajar Banin dan 50 pelajar Banat.

Acara menghadirkan pemateri utama Ustdh. Ravilah Jihan Madani, S.Psi, serta tim BK yang turut hadir yaitu Ust. Fadillah Salam, S.Pd., Ust. Muhamad Amarullah, S.Pd., dan Ustdh. Silvy Aulia Arifah, S.Sos.

Ustdh. Ravilah saat menyampaikan materi

Kegiatan dibuka dengan khidmat melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya, diikuti pembacaan Sapta Janji Dharma Bakti sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kedisiplinan dan integritas pelajar. Setelah itu, MC mempersilakan pemateri memberikan materi penuh kepada seluruh peserta.

Dalam pembukaannya, Ustdh. Ravilah memperkenalkan diri dan menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang termasuk dalam 100 besar calon OPMAZ, sekaligus menekankan kebanggaan atas semangat pelajar dalam mengembangkan diri di bidang organisasi.

Ustdh. Ravilah kemudian menyampaikan materi inti mengenai pentingnya psikologi dalam membangun organisasi pelajar yang sehat. Materi dibahas melalui pola diskusi – paparan – refleksi, mencakup enam topik utama:

  1. Psikologi dalam Organisasi: bagaimana emosi, perilaku, dan sikap memengaruhi stabilitas organisasi.
  2. Etika & Mental Pemimpin: karakter pemimpin yang berintegritas, adil, dan siap menerima kritik.
  3. Kerja Tim & Komunikasi Efektif: pentingnya keterbukaan, kejelasan pesan, dan kepercayaan dalam tim.
  4. Mengenal Diri dalam Organisasi: kesadaran diri, kekuatan, kekurangan, serta gaya kepemimpinan.
  5. Memahami Karakter Anggota: kesiapan menghadapi perbedaan tipe kepribadian dalam tim.
  6. Manajemen Emosi & Konflik: teknik mengelola emosi remaja, mencegah salah paham, dan menyelesaikan konflik secara sehat.

Ustdh. Ravilah menegaskan bahwa organisasi tidak hanya dibangun oleh struktur, tetapi oleh kesehatan psikologis anggotanya, sesuai materi dalam PPT yang menjelaskan bahwa organisasi yang efektif membutuhkan komunikasi sehat, motivasi terkelola, dan emosi yang stabil untuk menciptakan kinerja yang optimal.

Pelajar mempresentasikan hasil diskusi kelompok

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD). Peserta dibagi menjadi 10 kelompok, masing-masing menghadapi studi kasus yang berkaitan dengan topik materi. Setiap kelompok diminta menganalisis permasalahan melalui tiga pertanyaan inti: memahami isi kasus, memberikan solusi, dan memetakan implementasinya dalam kehidupan organisasi pelajar. Para peserta tampak antusias memberikan pendapat, berdebat secara sehat, dan menyampaikan refleksi mengenai pengelolaan emosi, karakter anggota, serta cara membangun komunikasi efektif dalam tim.

Kegiatan Forum Discussion Grup (FGD)


Di akhir kegiatan, Ustdh. Ravilah memberikan kesimpulan utama: Organisasi yang sehat secara psikologis memiliki tiga karakter kunci: komitmen, komunikasi, dan kepemimpinan. Organisasi yang kuat bukan diukur dari kerapihan struktur, tetapi dari kesehatan jiwa anggotanya. Mengelola organisasi dimulai dari mengelola emosi diri sendiri. Pemimpin yang baik bukan yang selalu benar, tetapi yang berani bertanggung jawab dan terus belajar.

Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh peserta dan panitia sebagai simbol kebersamaan dan komitmen membangun organisasi pelajar yang lebih sehat dan berdaya. (Ravilah Jihan Madani, S.Psi., Silvy Aulia Arifah, S.Sos.)

Foto bersama pemateri, peserta dan panitia


Berita ini pertama kali dipublikasikan di www.lognews.co.id


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tim IT MPAP Dorong Literasi Digital Pelajar melalui Pembelajaran Coding Berbasis Proyek

Dari Pengelolaan Sampah Menjadi Kesadaran: Sistem Al Madani Menanam Nilai L-STEAMS serta Kesadaran Ekologis dan Sosial

Menata Disiplin dan Kesadaran Diri: Pelajar Kelas 8 Al Madani Diperkenalkan Tata Kehidupan Asrama Berbasis L-STEAMS